Langsung ke konten utama

Rindu Fajar Di Ujung Madura



Kepulan asap berbau pekat menghiasi
Limbah pabrik tercemar mengiringi
Fajar tertutup kabut tak bertepi
Seperti inikah fajar di hiruk pikuk kota yang dipenuhi hal duniawi
Membuatku rindu pulau garam
Tanah kelahiran tempat bersemayam
Di ujung Madura fajar terbit bak gurindam
Menampakkan cahayanya menghiasi, se antero bumi bergumam
Fajar menyilaukan namun keberadaannya banyak dicari
Bersemi di hati
Terpukau akan jingganya muncul di langit ini
Inginku meraihnya dalam sepi
            Fajar muncul pagi datang
            Kupu-kupu melayang
            Indah terkenang
Tak jua berlinanng

di sudut Madura, Mei 2016

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surabaya Creative Hub, Co-Working Kece Ala Milenial

doc. google Bisnis co-working semakin banyak, di Surabaya saja banyak co-working yang mungkin masih belum dikenal banyak orang. Contohnya Surabaya creative hub yang terletak di jalan darmo Kec. Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur. Berdekatan dengan perpustakana Bank Indonesia, yakni sebelah kanan perpustakaan BI.   Letak Surabaya creative hub sangatlah strategis, dekat dengan kebun binatang Surabaya dan taman bungkul yang menjadi pusat kota Surabaya. Tak usah resah soal biaya, masuknya free! Wah terus ada wifi gak? Lancar jaya wifinya. Passwordnya juga tersedia di front desk. Jangan lupa untuk menggunakan internet dengan bijak. Untuk musholla kalian bisa mengakses di sebelah kiri perpustakaan BI yang dekat dengan pos satpam. Jika masih bingung silahkan bertanya ya, malu bertanya sesat di jalan! Menuju kesana bagaimana? Gampang banget, buat kalian yang ga ada kendaraan bisa naik bus suroboyo dan turun di halte BI, gratis pula. Dan buat kalian yang ingin focus nugas dan bos...

Senja Di Dua Belas Juli

O leh: Ayu Kamalia Khoirunnisa’ Jingga membias di seluruh cakrawala langit Terik matahari yang sengit Aku terbata tak berkata Menatap retina matamu yang berkaca         Satu hari di dua belas juli         Sajak ku lukis teriringi         Kado puisi yang ku beri         Memoles senyum di wajahmu yang berseri Jarak memisahkan antara dua hati Senja merenung mengikuti, sinarnya selalu kun anti Gelap malam bersama bintang Diriku adalah hati yang menunggu rinduku pulang         Kau kurindu tanpa ampun         kebahagiaan lain kan datang bersautan         Menyambut hadir dua orang yang terpisah         Bersama rindu yang kian mendesah Surabaya, 18/10/2017

Pendakian Pertama Ketika Haid Di Gunung Lawu

  puncak lawu Hari itu di tengah langit yang membiru, kaki melangkah perlahan untuk mencicipi keindahan alamNYA melalui lawu, gunung yang terkenal mistis yang katanya punya sejarah prabu brawijaya, yang banyak memakan korban, yang punya warung tertinggi di Indonesia, yang kaya akan flora dan fauna yang indah memukau karena edelweisnya.   Ingat ya edelweis di gunung tidak untuk di petik, karena termasuk flora yang dilindungi. bunga edelweis Berada di ketinggian 3265 Mdpl, gunung lawu mempunyai 4 jalur pendakian yakni : cemoro sewu (tawangmagu jawa timur), candi ceto, singolangu, cemoro kandang (jawa tengah). Jalur yang paling ramai yakni cemoro sewu karena dikenal dengan jalur tercepat dan banyak warung disetiap posnya. Hal itu memudahkan para pendaki soal logistik. Tapi tracknya memang agak sulit dan bebatuan dan juga jarang ditemui track landai. Memulai pendakian lawu via cemoro seru Dimulai dari terminal bungurasih Surabaya, saya dan kawan lainnya telah siap mencari ...