Kepulan asap berbau pekat menghiasiLimbah pabrik tercemar mengiringiFajar tertutup kabut tak bertepiSeperti inikah fajar di hiruk pikuk kota yang dipenuhi hal duniawiMembuatku rindu pulau garamTanah kelahiran tempat bersemayamDi ujung Madura fajar terbit bak gurindamMenampakkan cahayanya menghiasi, se antero bumi bergumamFajar menyilaukan namun keberadaannya banyak dicariBersemi di hatiTerpukau akan jingganya muncul di langit iniInginku meraihnya dalam sepiFajar muncul pagi datangKupu-kupu melayangIndah terkenangTak jua berlinanngdi sudut Madura, Mei 2016
puncak lawu Hari itu di tengah langit yang membiru, kaki melangkah perlahan untuk mencicipi keindahan alamNYA melalui lawu, gunung yang terkenal mistis yang katanya punya sejarah prabu brawijaya, yang banyak memakan korban, yang punya warung tertinggi di Indonesia, yang kaya akan flora dan fauna yang indah memukau karena edelweisnya. Ingat ya edelweis di gunung tidak untuk di petik, karena termasuk flora yang dilindungi. bunga edelweis Berada di ketinggian 3265 Mdpl, gunung lawu mempunyai 4 jalur pendakian yakni : cemoro sewu (tawangmagu jawa timur), candi ceto, singolangu, cemoro kandang (jawa tengah). Jalur yang paling ramai yakni cemoro sewu karena dikenal dengan jalur tercepat dan banyak warung disetiap posnya. Hal itu memudahkan para pendaki soal logistik. Tapi tracknya memang agak sulit dan bebatuan dan juga jarang ditemui track landai. Memulai pendakian lawu via cemoro seru Dimulai dari terminal bungurasih Surabaya, saya dan kawan lainnya telah siap mencari ...
Wae bagus
BalasHapus