Oleh: Ayu Kamalia Khoirunnisa’Jingga membias di seluruh cakrawala langitTerik matahari yang sengitAku terbata tak berkataMenatap retina matamu yang berkaca
Satu hari di dua belas juliSajak ku lukis teriringiKado puisi yang ku beriMemoles senyum di wajahmu yang berseri
Jarak memisahkan antara dua hatiSenja merenung mengikuti, sinarnya selalu kun antiGelap malam bersama bintangDiriku adalah hati yang menunggu rinduku pulang
Kau kurindu tanpa ampunkebahagiaan lain kan datang bersautanMenyambut hadir dua orang yang terpisahBersama rindu yang kian mendesahSurabaya, 18/10/2017
Komentar
Posting Komentar